Menemukan bahagia di pasar pagi

image

Anak muda jaman sekarang kalau disuruh memilih pasti lebih memilih pergi ke mall dibandingkan ke pasar tradisional.
Sah-sah saja sebenarnya karena mall dan pasar memang beda peruntukkannya. Mall dipilih sebagai sarana hiburan dan bersenang-senang setelah hampir seminggu berkutat dengan kesibukan dan pekerjaannya masing-masing. Sedangkan pasar lebih ke pada pemenuhan kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Seperti pada pagi tadi, saya menemani mama berbelanja di pasar pagi Banjarbaru. Mama mau memasak masakan yang istimewa karena hari ini keponakan berulang tahun, dan kebetulan pula keluarga dan nenek berlibur ke sini. Maklum saja hari ini tanggal merah karena ada momen hari raya Nyepi.

Selagi mama asik memilah dan memilih segala bahan untuk memasak, saya juga asik memotret ke sana dan ke sini. Terutama memotret ikan. Karena saya penyuka ikan dan pemakan segala jenis ikan– tentunya ikan yang dijual di pasaran 🙂 kecuali ikan bandeng dan tongkol. Alasan tidak suka ikan bandeng karena banyak durinya, sedangkan tiap memakan ikan tongkol selalu saja timbul efek alergi di kulit muka dan badan saya.
image

ikan pindang dan peda– paling suka saat dimasak dengan bumbu kuning atau dipanggang

image

kepiting– gak pernah masak di rumah, tapi kalo beli biasanya di seafood tiga dara
image

ikan bawal– dipanggang trus dicocol ke kecap manis plus irisan bawang merah dan cabe rawit, paling juara.

image

dalam baskom merah isinya Haliling– sejenis siput atau remis– enaknya dimasak pakai santan dengan campuran sereh dan kunyit.

image

udang– enak dimasak dengan cara apa pun
belut– paling enak dipepes dengan bumbu kuning kunyit yang banyak

image

ikan nila– kalau ini rajanya ikan menurut saya, paling enak dan gampang dimasak, digoreng enak, dibakar apalagi.

Memotret ikan saja efeknya membuat saya  senang dan bahagia, apalagi melihat keceriaan dan senyum sumringah para penjual yang dagangannya laris ditawar pembeli. Ternyata mencari kebahagiaan tak susah dan tak perlu jauh. Di sepotong pagi ini pun saya menemukannya.

Iklan

2 thoughts on “Menemukan bahagia di pasar pagi

  1. Suka banget sama postingan ini.. terdegar lucu dan terlihat karakter dari si penulis hehehehe … ngomong2 saya pengen coba haliling, sudah lama saya tidak mencobanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s